Yeyeye....tanggal 15 yang dinanti tiba juga,bukan karena valentine loh yah,,tapi hari itu punya sejarah yang penting. jam tujuh tiga puluh akhirnya berangkatlah sudah saya berdua dengan my specially man. Mr. Ghokong menuju tempat tanpa tujuan. ceritanya nih kita mau dinner romantis-romantisan, kaya ditipi-tipi hehehe...tapi saya adalah seorang yang selalu berfikir panjang dan hemat (loh apa hubungannya?) intinya sih kita mau dinner romantis dengan dana yang ga usah mewah-mewah,,setelah keliling-keliling bogor sampailah kita ke jalan yang terkenal banyak restorannya.Memang sih malam itu hampir setiap restoran menawarkan dinner valentine, cuma tau dong kocek yang mesti dikeluarin, sedangkan saya sedang dalam masa penghematan. So ter..puter...pputer lagi.. sampailah kita ke lapangan sempur. dan diputuskan kita cari jangung bakar saja. mr. Ghokong sangatlah tidak percaya kalo saya dahulu pernah melihat sosok penjual jagung bakar tersebut. dan benarlah kalo memang tukang jagung bakar itu ada.
yang menjadi keheranan kami adalah tanggal 15 bulan Februari 2011 itu hari libur nasional dan tanggal 16nya kembali masuk kerja ataupun masuk sekolah, tapi mengapa ramai sekali dilapangan itu seakan-akan besok libur. akhirnya demi menghapus rasa penasaran kamipun masuk kelapangan untuk melihat situasi. awalnya kami hanya duduk di kursi dalam tenda tukang jagung, namun setelah kami lihat sekeliling yang mayoritas duduk lesehan di pinggir lapangan hingga ke tengah lapangan maka kami pun tidak tahan untuk ikut duduk berlesehan. ternyata tempat alas kami duduk hanya sebuah karpet anti basah seperti matras untuk camping berukuran 1,5 x 2 meter. karena malu kamipun memilih untuk duduk dipinggir tempat jualan saja, tidak berani ketengah.(malu-malu). memang yang datang kesana rata-rata anak muda (ngerasa udah tua), padahal tidak lama setelah kami datang adapula rombongan orang dewasa yang malah juga turut membawa anak-anak mereka yang masih balita.
Suasana saat itu ramai dengan suara gelak tawa dan orang mengobrol. Mereka tidak hanya datang berdua saja tetapi bersama-sama dengan teman-teman, ada juga sih yang berdua termasuk saya. seperti piknik saja hanya piknik kali ini malam hari, saya pun mulai asyik menikmati suasana ramai sambil menyantap jagung bakar, ice capucino dan sepiring bihun goreng,,,yummy,,, banyak juga yang jualan wedang jahe, cuma malam itu hawanya tidak begitu dingin jadi saya tidak memesannya. adakalanya obrolan-obrolan saya terhenti karena nyanyian pengamen. anehnya pengamennya sepertinya tidak niat mengamen. masa ngamen pilih-pilih orang sih, jadi pengamennya tuh datang ke orang-orang yang jumlahnya 2 orang saja, pdahal pengamennya aja banyak alias keroyokan kenapa mereka engga mencari gerombolan anak muda yang banyak orangnya, bukannya malah bisa lebih banyak dapat uang ya? aneh.. makanya kami akhirnya ga ngasih,,bukannya pelit tapi ya karena alasan ga niat ngamen,,hehehe..
akhirnya pukul setengah 10 mulailah kami meninggalkan lapangan ini dengan perut kenyang, dan saya juga pengin kembali lagi kelapangan ini pas hari libur tapi ga cuma berdua tapi beramai-ramai. kan asyik kumpul-kumpul dilapangan, duduk lesehan dengan makanan yang terjangkau ama kocek kita,,pengin cepet-cepet balik lagi deh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar